Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Showing posts with label pendidikan. Show all posts

Sunday, November 16, 2014

Artikel Penjas Permainan Bola Voli

Bola Voli

Permainan Bola Voli

A. Peraturan Permainan Bola Voli
1. Kesalahan Ketika Bermain
  • Bola dipukul ke luar lapangan.
  • Memukul bola dua kali berturut-turut (kecuali blok).
  • Bola dipukul keluar lapangan atau menyentuh net.
  • Pemain pengganti memasuki lapangan tanpa melapor.
  • Suatu regu memainkan bola lebih dari 3 kali berturut-turut.
2. Kesalahan Ketika Blok
  • Menyentuh net atau antenna.
  • Membendung bola servis.
  • Pemain baris belakang melakukan blok di depan.
  • Kaki masuk ke lapangan lawan.
3. Kesalahan Pemain pada Net

  • Seorang pemain menyentuh net.
  • Seorang pemain memasuki lapangan lawan.
  • Seorang pemain memasuki daerah lawan di bawah net dengan mengganggu permainan lawan.
  • Seorang pemain menyentuh bola di daerah lawan sebelum lawan melakukan pukulan.


B. Latihan Mewasiti
Dalam permainan Bola voli dipimpin oleh:

  • 1 orang wasit I (referre).
  • 1 orang wasit II (umpire).
Dibantu oleh:
  • 1 orang pencatat angka (scorer).
  • 4 orang hakim garis.
Kewenangan dan tanggung jawab wasit I :

  • Wasit I memimpin pertandingan dari awal sampai akhir.
  • Mempunyai kekuasaan terhadap seluruh petugas, dan keputusannya mutlak.
  • Memutuskan tetang baik tidaknya suatu lapangan.
  • Mengadakan undian dengan kedua kapten regu.
  • Mengawasi kedua regu melakukan pemanasan.
  • Memutuskan kesalahan dari servis maupun dalam memainkan bola.
Kewenangan dan tanggung jawab wasit II :

Mengawasi tugas pencatat angka.
Membantu wasit I, tetapi juga mempunyai hak untuk memutuskan.
Mengawasi anggota kedua regu yang duduk di bangku cadangan.
Mengawasi jumlah time out dan pergantian pemain yang diajukan.
Mengecek posisi pemain sesuai dengan daftar posisi.
Memutuskan dan meniup peluit serta memberikan isyarat jika :

  • Kesalahan posisi dari regu penerima servis.
  • Pemain menyentuh bagian bawah net dan antena pada sisi lapangan.
  • Pemain melewati lapangan lawan dan permukaan di bawah net.
  • Bola menyentuh benda di luar lapangan.

C. Latihan Variasi dan Kombinasi Teknik Dasar

  • Latihan Kombinasi Passing Bawah, Passing Atas (Umpan) dan Smash.
  • Latihan Kombinasi Servis, Passing Bawah, Passing Atas, dan Smash.
D. Latihan Taktik
Ada dua macam taktik :

  • Prinsip Taktik Penyerangan adalah mematikan bola di lapangan lawan dengan cara apapun yang diperkenankan oleh peraturan.
  • Prinsip Taktik Pertahanan adalah agar dengan bertahan yang baik, regunya akan dapat menyerang kembali.

1. Pola Penyerangan
Menurut tugas dan fungsinya pemain bola voli dapat dibagi menjadi 4 spesialisasi yaitu :

  • Smasher, penyerang utama.
  • Set Upper, pengumpan bola.
  • Universaler, serbaguna.
  • Libero, pemain bertahan.

Macam-macam pola penyerangan :

  • Pola 4 – 2 (4 smasher-2 set upper).
  • Pola 4 – 1 – 1 (4 smasher-1 set upper-1 universaler).
  • Pola 5 – 1 (5 smasher-1 set upper).

2. Pola Pertahanan

  • Pertahanan terhadap servis.
  • Pertahanan terhadap smash.
  • Pertahanan bola dari pantulan blok lawan.

Saturday, November 15, 2014

ARTIKEL PENJAS ATLETIK

Lari Jarak Menengah

A. Lari Jarak Menengah (800-1500 Meter)
1. Teknik Start Berdiri

  • Aba-aba “Bersedia”, menempatkan diri di belakang garis start, dengan sikap melangkah lutut agak ditekuk dan badan condong ke depan sehingga titik berat badan berada pada kaki depan. Kedua tangan sedikit ditekuk tetapi tetap rileks.
  •  Aba-aba “Ya”, langkahkan kaki belakang ke depan dan segera lari dengan kecepatan yang terkontrol.


2. Teknik Lari Jarak Menengah

  • Gerakan lari dilakukan tidak dengan kecepatan penuh.
  • Langkah kaki relatif panjang / lebar dan kecepatan langkah sedikit lebih lambat dibandingkan dengan lari 200 m dan 400 m. 
  • Badan sedikit condong ke depan 15o.
  • Kedua lengan diayun ke depan belakang secara santai beberapa centimeter di atas pinggang.
  • Pada lari sprint kaki menapak pada ujung kaki, sedangkan pada lari jarak menengah kaki menapak pada tumit, tapak kaki dan menolak dengan ujung kaki.


3. Teknik Melewati Garis Finish
Secara teknik sama dengan cara memasuki garis finish pada lari sprint. Yang perlu diperhatikan adalah menjelang garis finish diusahakan dengan kecepatan penuh.

B. Lompat Tinggi Gaya Straddle

Dari semua nomor lompat pada dasarnya memerlukan unsur-unsur sebagai berikut :
  • Daya ledak (Explosive Power)
  • Kecepatan (Speed)
  • Kekuatan (Strength)
  • Kelincahan (Agility)
  • Koordinasi (Coordination)
  • Kelentukan (Flexibility)
  • Keberanian


1. Awalan

  • Titik awalan dan sudut awalan harus tepat.
  • Bila bertumpu pada kaki kanan, arah awalan dari samping/serong kanan, dan sebaliknya.
  • Langkah kaki dari pelan semakin dipercepat, dilakukan secara wajar dan lancar. Pada langkah terakhir harus panjang dan cepat.


2. Tumpuan / Tolakan

  • Menurunkan titik berat badan dengan cara menekuk lutut kaki tumpu sedemikian rupa sehingga menimbulkan daya tolakan yang besar.
  • Sikap badan agak dicondongkan ke belakang.
  • Tumpuan dilakukan dengan sekuat tenaga, cepat, dan meledak.
  • Saat menumpu kedua lengan diayun serentak ke atas untuk membantu mengangkat titik berat badan.


3. Melayang

  • Pada saat di atas mistar badan telungkup dan sejajar dengan mistar, kedua kaki kangkang (straddle).
  • Pada saat melewati mistar kedudukan titik berat badan sebaiknya sedekat mungkin dengan mistar.
  • Dilakukan dengan tenaga yang sedikit mungkin dan secara sadar.


4. Pendaratan

  • Jika tempat pendaratan berupa pasir, maka pendaratan dilakukan dengan kaki kanan (kaki ayun) terlebih dahulu dan dibantu dengan kedua tangan.
  • Jika tempat pendaratan berupa pasir, maka pendaratan dapat menggunakan bahu terlebih dahulu atau langsung jatuh pada punggung


Makalah Agama Islam Perilaku Terpuji


1.1 Latar Belakang
Perilaku terpuji akan mengangkat manusia ke derajat yang tinggi dan mulia. Perilaku yang buruk akan membinasakan seseorang insan dan juga akan membinasakan ummat manusia. Karena itu sudah sepantasnya setiap muslimah mengambil perilaku yang baik sebagai perhiasannya. Yang perlu diingat bahwa ukuran baik atau buruk suatu akhlak bukan ditimbang menurut selera individu, bukan pula hitam putih.
Tetapi perilaku itu menurut ukuran adat yang dibuat manusia. Karena boleh jadi, yang dianggap baik oleh adat bernilai jelek menurut timbangan syari,at atau sebaliknya.
Jelas bagi kita bahwa semuanya berpatokan pada syari’at, dalam semua masalah termasuk akhlak. Allah sebagai Pembuat syari’at ini,  Maha Tahu dengan keluasan Ilmu-Nya apa yang mendatangkan kemashlahatan/kebaikan bagi hamba-hamba-Nya.

1.2 Rumusan Masalah
1.    Bagaimana bentuk perilaku terpuji dalam kehidupan sosial?
2.    Bagaimana bentuk perilaku terpuji terhadap sesama?
3. Bagaimana bentuk akhlak terpuji kepada Allah?

1.3 Tujuan
1.    Untuk mengetahui bentuk perilaku terpuji dalam kehidupan sosial.
2.    Untuk mengetahui bentuk perilaku terpuji terhadap sesama.
3.    Untuk mengetahui bentuk akhlak terpuji kepada Allah.

 BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Perilaku Terpuji
Perilaku terpuji adalah segala sikap, ucapan dan perbuatan yang baik sesuai ajaran Islam. Kendatipun manusia menilai baik, namun apabila tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka hal itu tetap tidak baik. Sebailiknya, walaupun manusia menilai kurang baik, apabila Islam menyatakan baik, maka hal itu tetap baik.
Kita sebagai umatnya tentunya ingin dapat mengikuti apa yang terjadi tuntutan rasulullah dalam kehidupan sehari-hari sebagai suritauladan manusia.
Orang yang baik akhlaknya tentunya didalam pergaulan sehari-hari akan senantiasa dicintai oleh sesama, dan tentunya mereka kelak dihari kiamat akan masuk surga bersama dengan nabi saw. Sebagaimana beliau bersabda dalam hadisnya yang artinya sebagai berikut:
Sesungguhnya (orang) yang paling aku cintai diantara kalian dan orang yang paling dekat tempatnya dariku pada hari kiamat adalah oarang yang paling baik budi pekertinya diantara kalian”.
Harta yang banyak, pangkat yang tinggi atau dimilikinya beberapa gelar kesarjanaan tak mampu mengangkat derajat manusia tanpa dimilikinya akhlak terpuji.
Islam hadir dimuka bumi sebenarnya sangat mengedepankan akhlak terpuji, karena Rasulullah saw. sendiri diutus untuk menyempurnakan akhlak sebagaimana sabdanya sebagai berikut:

اِنَّماَ بُعِثْتُ لِؤُتَمِّمَ مَكَأرِمَ اْلأَخْلاَقْ
Artinya:
“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak”.

Alangkah indahnya ajaran Islam yang memerintahkan untuk berakhlakul karimah. Jika hidup kita dihiasi dengan ahklak terpuji tentunya akan dicintai oleh Allah awt dan masyarakatnya akan menjadi baik, tenteram dan damai.
Sebagian manusia, berbicara tentang akhlak terpuji dalam era globalisassi seperti ini dinilai kuno dan kurang maju. Anggapan ini muncul karena sedah terpengaruh budaya barat yang dinilai maju dan modern. Akhlak terpuji amat penting dalam kehidupan manusia, termasuk dalam pergaulan remaja. Akhmad Syauki Bey (seorang penyair) mangatakan sebagai berikut:
“Sesungguhnya suatu umat akan tetap memiliki nama harum selama uamat tersebut memiliki akhlak yang terpuji. Manakala akhlak terpuji telah lenyap, lenyap pulalah nama harum umat tersebut.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Perilaku Terpuji Terhadap Lingkungan Sosial
Manusia diciptakan Allah swt sebagai makhluk sosial artinya manusia selalu berhubungan dan membutuhkan bantuan orang lain. Oleh karena itu, dalam bergaul dengan orang lain harus diperhatikan norma-norma yang ada sehingga pergaulan antar masyarakat akan berlangsung dengan harmoni. Denagn demikian setiap manusia dituntut untuk berperilaku terpuji dalam hubungan dengan orang lain dilingkungan sosialnya tanpa membedakan status sosialnya, agama, maupun keturunannya. Rasulullah bersabda: “Engkau belum disebut sebagai orang yang beriman kecuali engkau mencintai orang lain sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri”.

Macam-macam perilaku terpuji terhadap sesama dalam masyarakat:
3.1.1 Ta’aruf
Dalam pergaulan sehari-hari sering kita dengar ungkapan “tidak kenal maka tidak sayang”. Hal tersebut berlaku untuk apa saja baik itu dalam perdagangan, perumahan, lingkungan masyarakat dan lain-lain. Begitu juga dengan sesama manusia, kalau kita belum kenal mungkin kita punya dzan (sangkaan) yang bermacam-macam. Orang kita sangka baik ternyata belum tentu baik, orang yang kita sangka buruk belum tentu buruk, oleh karena itu supaya tidak punya dzan yang bermacam-macam, sabaiknya kita memperkenalkan diri. Perkenalan bukan hanya dari segi nama saja, tetapi dari berbagai aspek baik itu keluarga, pendidikan, agama, pekrjaan dan lain-lain.
Itulah makna kita saling kenal mengenal yang dalam bahasa arab disebut Ta’aruf. Ta’aruf dapat di artikan saling mengenal, saling mengetahui manusia satu dengan manusia lain. Saling kenal mengenal tersebut harus didasari dengan kemanusiaan, persaudaraan kecintaan serta ketakwaan kepada Allah swt . tanpa membedakan ras, keturunan, warna kulit, pangkat jabatan maupun agama. Dalam ta’aruf perbedaa-perbedaan itu harus kita jauhkan dan di ganti dengan kasih sayang.
Atas kodrat dan irodat Allah, kita lajir didunia yang memiliki berbagai macam perbedaan-perbedaan baik bentuk fisik, warna kulit, rambut, suku bangsa, maupun yang dibentuk oleh manusia itu sendiri seperti kelompok buruh, majikan dan lain-lain. Adanya perdaan itu jangan dijadikan alasan untuk permusuhan dan pertentangan akan tetapi harus dijadikan sarana saling kenal mengenal.
Ajaran tentang persaudaraan dan saling kenal mengenal antar manusia harus dilandasi dengan landasan yang amat luas. Yang dituju disini bukan hanya kaum mukmin, malinkan manusia pada umumnya yang mereka itu seakan-akan satu keluarga dan terbagi menjadi bangsa, kebilah dan keluarga.
Supaya perkenalan menjadi persaudaraan semakin erat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan kita kerjakan, yaitu sebagai berikut:
a.       Jaga persatuan dan kesatuan, karena pada dasarnya setiap muslim itu adalah saudara.
b.      Sebarkan salam, beri makan dan sambung tali persaudaraan.
c.       Segala urusan dimusyawarahkan
d.      Lemah lembut dan berseri-seri.

3.1.2 Tafahum
Tafahum artinya saling memahami keadaan seseorang, baik sifat watak maupun latar belakang seseorang.

3.1.3 Jujur
Allah meminta kapada manusia dalam membina kehidupan ini supaya berlaku benar dan jujur, karena kebenaran dan kejujuran merupakan hal yang pokok dalam kehidupan manusia. Akan tetapi sebaliknya, apabila manusia melalaikan hal yang pokok ini, maka kehancuran dan kekacauan yang akan menimpa manusia. Oleh karenanya berpegang teguh pada kejujuran dan kebenaran dalam segala hal merupakan faktor yang penting dalam membina akhlak bagi orang-orang muslim.
Benar atau jujur artinya sesuainya sesuatu dengan kenyataan yang sesungguhnya, tidak saja berupa perkataan tetapi juga perbuatan. Dalam bahasa arab benar atau jujur disebut sidiq (ash shidqu). Benar atau jujur perkataan artinya mengatakan sesuatu keadaanya yang sebenarnya, tidak mengada-ngada dan tidak pula menyembunyikan. Akan tetapi, apabila yang disembunyikan itu suatu rahasia atau menjaga nama baik seseorang, maka itu diperbolehkan. Benar atau jujur dalam perbuatan ialah melaksanakan suatu pekerjaan sesuai dengan aturan atau oetunjuk agama. Apabila menurut agama itu diperbolehkan, maka itu benar, dan apabila perbuatan itu menurut agama dilarang, berarti perbuatan itu tidak benar.
Benar atau jujur pada diri sendiri berarti kita harus bersungguh-sungguh untuk meningkatkan kemampuan dan tujuan hidup kita untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi orang lain, yaitu kita memperlihatkan diri kita yang sebenarnya, tangpa dibuat-buat, bersih dan lurus. Benar atau juur kepada orang lain tidak hanya sekedar berbuat dan berkata yang benar, akan tetapi harus berusaha memberikan manfaat yang sebesar-besarnya. Sebagaimana disabdakan rasulullah yang artinya: “sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain.” Disamping memberikan manfaat kepada orang lain rasulullah juga mencontohkan kepeduliannya terhadap orang lain.
Jujur adalah kata yang mudah umtuk diucapkan, akan tetapi berat dalam pelaksanaannya. Kejujuran memancarkan kewibawaan, karena orang yang berlaku jujur dapat menepiskan segala prasangka buruk, dia berni karena benar.

3.1.4 Adil
Adil menurut istilah agama adalah sama dalam segala urusan dan menjalankan sesuai dengan ketentuan agama. Dengan kata lain, adil adalah mengerjakan yang benar dan menjauhkan yang batil.
Adil adalah jalan bagi seseorang untuk menuju kepada ketakwaan. Apabila didalam pergaulan hidup ini masing-masing pihak berbuat sesuai dengan pekerjaannya, maka diharapkan akan terwujud ketenteraman dan kedamaian didalam masyarakat. Salah satu sifat yang ahrus dimiliki setiap orang untuk dapat menegakkan kebenaran adalah sifat adil.
Didalam Al-Quran dijelaskan bahwa bersikap adil tidak pilih-pilih, kepada golongan yang kita bencipun kita haarus tetap berlaku adil. Dengan berbuat adil, maka akan mendekatkan kita kepada sifat takwa. Firman Allah SWT dalam Q.S. Al-Maidah:8 yang artinya:


“Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. berlaku adillah, Karena adil itu lebih dekat kepada takwa. dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.”    (Q.S. Al-Maidah:8)

3.1.5 Amanah

Secara bahasa, amanah adalah kepercayaan, kesetiaan atau ketulusan hati. Berdasarkan istilah, amanah adalah sesuatu yang dititipkan kepada pihak lain sehingga menimbulkan rasa aman bagi pemberinya, dan sebaliknya, pihak penerima memelihara amanah dengan baik.

Dibawah ini akan disampaikan tiga amanah Allah yang pokok kepada manusia, yaitu sebagai berikut:
1) Amanah ilmu pengetahuan, yang diberikan kepada manusia yang berpredikat ulama, kaum cerdik pandai dan para sarjana.. mereka ini bertanggungjawab untuk memelihara ilmu, menyiarkannya serta mengembangkannya.

2) Amanah kekuasaan, yang diberikan kepada mereka yang memegang kekuasaan, yaitu para pemimpin, tokoh masyarakat. Kekuasaan yang ada pada mereka itu merupakan amaliah Allah yang harus dilaksanakan sesuai dengan norma-norma yang telah ditentukan oleh Allah.

3) Amanah harta, amanah ini dilimpahkan Allah kepada mereka hartawan, usahawan, produsen, supaya dapat mengursnya dengan baik sesuaid engan garis-garis yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Oleh karena itu amanah itu hendaknya diberikan kepada orang yang mampu melaksanakannya. Begitu juga orang yang menerima amanah harus menyadari, bahwa amanah yang diterimanya itu harus dapat dipertanggungjawabkan kepada yang memberi amanah dan kepada Allah SWT.

3.1.6 Tasamuh
Tasamuh dapat diartikan sebagai lapang dada, yaitu sikap tidak terburu-buru menerima atau menolak saran atau pendapat orang lain, sekalipun hal tersebut menyangkut pada masalah agama, akan tetapi dipikirkan dalam-dalam dipertimbangkan masak-masak baru menetapkan sikap.

3.1.7 Toleransi
Secara bahasa toleransi artinya bersabar, menahan diri dan membiarkan. Toleransi menghendaki agar kerukunan hidup diantara manusia yang bermacam-macam paham, keyakinan dapat terhindar dari sifat-sifat kaku, bahkan menjurus pada sikap-sikap permusuhan.
Pada dasarnya, tujuan utama dalam toleransi adalah terciptanya kerukunan hidup antar manusia, dan dalam agama Islam juga diajarkan bahkan merupakan sesuatu ajaran yang sangat prinsip diantara ajaran-ajaran yang lain. Tuuan yang demikian ini merupakan tujuan utama dari agama Islam dimuka bumi ini dan sesuai pula dengan kata “Islam” yang berarti “damai” yaitu damai dengan sesama umat manusia.

3.1.8 Ta’awun
Ta’awun artinya tolong menolong. Manusia tidak dapat berbuat banyak kalau seorangdiri, apalagi untuk kepentingan orang banyak. Karena manusia tidak dapat hidup sendiri maka manusia memerlukan bantuan atau pertolongan orang lain, bahkan harus mengikat kerjasama dengan orang lain.

Dampak positif ta’awun dan tasamuh
a.       Terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.
b.      Tercapai ketentraman batin hidup bersama masyarakat.
c.       Terjalinnya hubungan batin yang mesra antara sesama manusia.
d.      Terwujudnya kesatuan dan persatuan.


3.2 Perilaku Terpuji Terhadap Sesama
3.2.1  Akhlak terpuji terhadap orang lemah
Dalam menghadapi kehidupan didunia ini, Allah telah memberikan kepada semua manusia antara lain berupa panca indera, akal dan sebagainya. Namun, diantara manusia ada yang tidak dapat memanfaatkan karunia dari Allah dengan sempurna karena beberapa sebab. Ada yang disebabkan karena lanjut usia, karena cacat, lumpuh dan sebagainya.
Kita tentu sangat beruntung dibandingkan dengan mereka, kita dapat membeyangkan, bagaimana caranya mereka menghadapi kehidupan ini. Kalau mereka masih mempunyai sanak keluarga yang mampu, mereka dapat membantu menghidupi keperluan hidupnya. Tetapi, bagi mereka yang sudah tidak mempunyai sanak keluarga yang mampu, anggota masyarakat seluruhnyalah yang menjadi harapannya. Untuk itu, umat Islam berkewajiban mengeluarkan sebagian dari haratanya sebagai zakat untuk mencukupi keperluan hidup mereka. Adapun bagi orang Islam yang mempunyai sedikit kelebihan dari keperluan hidupnya sehari-hari dapat membantunya dengan sedikit sesuai dengan kemampuannya.

3.2.2  Akhlak terhadap tetangga
Tetangga adalah orang yang terdekat dengan kita. Dekat bukan karena pertalian saudara ataupun pertalian darah, bahkan mungkin tidak seagama dengan kita.

3.2.3 Akhlak terhadap orang yang berbeda agama
Agama Islam adalah agama perdamaian, artinya Islam melarang umatnya mencari lawan, karena mencari lawan merupakan perbuatan yang tertcela yang dilarang agama. Dalam hal ini keyakinan kita harus berbeda, tetapi dalam kemasyarakatan kita harus bersatu untuk menjaga kerukunan bersama.




3.3 Akhlak Terpuji Kepada Allah
3.3.1 Pengertian Akhlak Terpuji Kepada Allah

Akhlak terpuji disebut juga akhlak mahmudah. Islam mengjarkan , berakhlak terpuji tidak hanya berhubungan dengan sesama manusia, tetapi juga terhadap Allah SWT. sebagai Zat Yang Maha Pencipta. Akhlak terpuji kepada Allah adalah suatu sikap atau perilaku terpuji yang hanya ditujukan kepada Allah SWT. sebagai hamba ciptaan Allah kita wajib berperilaku terpuji kepada Allah. Hal ini wujud rasa terima kasih atau bersyukur kepada Allah yang telah menciptakan manusia dengan segala kelengkapan dan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.



3.3.2 Macam-macam Akhlak Terpuji Kepada Allah

3.3.2.1 Ikhlas
Ikhlas adalah melakukan atau mengerjakan sesuatu pekerjaan semata-mata hanya karena Allah SWT.. Orang yang berbuat ikhlas tidak mengharapkan balas jasa atau pujian dari orang lain kecuali hanya mengharap rida dari Allah SWT.. Orang yang beramal secara ikhlas disebut mukhlis.
Dampak positif dari perbuatan ikhlas adalah sebagai berikut:
  1.   Memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.
  2.  Memperoleh kepuasan batin karena merasa bahwa kebaikan yang dilakukan sesuai dengan perintah Allah SWT.
  3.    Merasa lebih dekat dengan Allah,karena amalnya diterima oleh Allah SWT.


Ada beberapa upaya untuk membiasakan sifat ikhlas antara lain:
  1.  Melatih diri untuk beramal baik saat tidak dilihat oleh orang lain.
  2. Tidak merasa kecewa apabila perbuatan baiknya diremehkan orang lain.
  3. Melatih diri agar tidak merasa bangga jika perbuatan baiknya dipuji orang.
  4. Tidak suka memuji perbuatan baik yang dilakukan seseorang karena hal itu dapat mendorong pelakunya menjadi riya.


3.3.2.2 Taat
Taat menurut bahasa berarti tunduk, patuh, dan setia. Adapun taat dalam berakhlak terpuji kepada Allah ialah tunduk, patuh, dan setia kepada Allah SWT dan Rasul-nya baik dalam bentuk pelaksanaan perintah maupun meninggalkan larangannya.
Orang yang taat kepada Allah dan Rasulnya tentu akan memperoleh dampak positif dari dirinya, antara lain sebagai berikut:
  1. Memperoleh rida dari Allah SWT, karena mampu menaati perintah-nya dan menjauhi larangan-nya.
  2. Memperoleh kepuasan batin karena telah mampu melaksanakan salah satu kewajibannya kepada Allah dan Rasul-nya.
  3. Memperoleh kemenangan dan keberuntungan yang besar sesuai firman Allah SWT dalam Q,S, An-nisa: 13 yang artinya:


Artinya:
“Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah kemenangan yang besar”.
(Q,S, An-nisa: 13 )



BAB IV
PENUTUP

1.1 Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa :
1.      Macam-macam perilaku terpuji terhadap sesama dalam masyarakat diantaranya adalah ta’aruf, tafahum, jujur, adil, amanah, tasamuh, toleransi, dan ta’awun.
2.      Macam-macam akhlak terpuji kepada Allah diantaranya adalah ikhlas dan taat.

1.2 Saran
Hendaknya kita semua menerapkan perilaku terpuji di dalam kehidupan sehari-hari, baik terhadap sesame manusia dan terhadap Allah SWT. Orang yang baik akhlaknya tentunya didalam pergaulan sehari-hari akan senantiasa dicintai oleh sesama, dan tentunya mereka kelak dihari kiamat akan masuk surga bersama dengan nabi saw.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua terutama pembaca, agar lebih baik lagi pada waktu mendatang. Amin.


Friday, November 7, 2014

Jenis-Jenis Senam Lantai Beserta cara melakukannya

Jenis-Jenis Senam Lantai Beserta cara melakukannya

A.  Berguling (Roll)

Cara melakukannya sebagai berikut :
Ø  Sikap permulaan jongkok,kedua tangan menumpu pada matras selebar bahu.
Ø  Kedua kaki diluruskan, siku tangan ditekuk, kepala dilipat sampai dagu menyentuh dada.
Ø   Mengguling ke depan dengan mendaratkan tengkuk terlebih dahulu dan kedua kaki di
lipat rapat pada dada.
Ø  Kedua tangan melemaskan tumpuan dari matras, pegang mata kaki dan berusaha bangun.
Ø  Kembali kesikap semula atau berdiri
Ket: selain berguling ke depan ada juga berguling ke belakang atau roll belakang yaitu dengan sikap awal yang sama dengan guling depan tetapi arahnya kebelakang atau mundur

B.  Kayang


Kayang adalah sikap membusur dengan posisi kaki dan tangan bertumpu pada matras  dalam keadaan terbalik dengan
meregang dan mengangkat perut dan panggul.Nilai dari pada gerakan kayang yaitu dengan menempatkan kaki lebih tinggi memberikan tekanan pada bahu dan sedikit pada pinggang. Manfaat dari gerakan kayang adalah untuk meningkatkan kelentukan bahu,bukan kelentukan pinggang.

Cara melakukan gerakan kayang sebagai berikut :
Ø  Sikap permulaan berdiri, keduan tangan menumpu pada pinggul.
Ø   Kedua kaki ditekuk, siku tangan ditekuk, kepala di lipat ke belakang.
Ø  Kedua tangan diputar ke belakang sampai menyentuh matras sebagai tumpuan.
Ø  Posisi badan melengkung bagai busur.

C.  Sikap Lilin

Sikap lilin merupakan sikap tidur terlentang kemudian kedua kaki diangkat keras di atas (rapat) bersama-sama, pinggang ditopang kedua tangan dan pundak tetap menempel pada
lantai. Dalam melakukan sikap lilin, kekuatan otot perut berfungsi untuk kedua tangan menopang pinggang.
Cara melakukan gerakan sikap lilin sebagai berikut:
Ø Tidur terlentang, kedua tangan di saping badan, pandangan ke atas.
Ø Angkat kedua kaki lurus ke atas dan rapat.
Ø Yang menjadi landasan adalah seluruh pundak dibantu kedua tangan menopang pada pinggang
Ø Pertahankan sikap ini beberapa saat

D.   Guling Lenting (Latihan rangkaian berakan berguling)
   Cara melakukannya sebagai berikut:
Ø  Sikap permulaan berbaring menelantang atau duduk telumpar.
Ø  Mengguling ke belakang, tungkai keras, kaki dekat kepala, lengan bengkok, tangan menumpu di samping kepala, ibu jari dekat dengan telinga.
Ø  Mengguling ke depan disertai dengan lecutan tungkai ke atas depan, tangan menolak badan melayang dan membusur, kepala rapat.
Ø   Mendarat dengan kaki rapat, dorong panggul ke depan, badan membusur dengan keras ke atas.

E.   Guling Lenting (Latihan lenting kepala atau dahi)
Cara melakukannya sebagai berikut:
Ø  Membungkuk bertumpu pada dahi dan membentuk segi tiga sama sisi, punggung tegak lurus, tungkai rapat dan lurus, jari-jari kaki bertumpu di lantai
Ø   Mengguling ke belakang disertai lecutan tungkai serentak tangan menolak sekuat-kuat kepala pasif, badan melaayang dan membusur.
Ø  Mendarat dengan kaki rapat, badan membusur lengan ke atas.

F.    Berguling ke depan dilanjutkan lenting tengkuk / kepala
Sebelum latihan rangkain gerakan berguling ke depan lenting tengkuk/kepala, akan di bahas dulu bagaimana melakukan guling depan yang betul.
Cara melakukan gerakan guling depan sebagai berikut:
Ø  Sikap permulaan jongkok tangan menumpu pada matras selebar bahu.
Ø   Luruskan kedua kaki, siku tangan di tekuk, kepala dilipat sampai dagu dengan menyentuh dada.
Ø  Mengguling ke depan dengan mendaratkan kuduk terlebih dahulu dan kedua kaki dilipat rapat pada dada.
Ø  Kedua tangan melepaskan tumpuan dari matras, pegang mata kaki dan berusaha bangun.
Ø  Kembali berusaha jongkok

G. Berdiri Tangan (Hand Stand)

Cara Melakukannya adalah :
Ø  Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan.
Ø  Bungkukkan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu lengan keras, pandangan sedikit ke depan, pantat didorong setinggi-tingginya, tungkai depan bengkok sedang tungkai belakang lurus.
Ø  Ayunkan tungkai belakang ke atas, kencangkan otot perut
Ø   Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan badan dan lengan, pandangan diantara tumpuan tangan, badan dijulurkan ke atas.
Ø  Perhatikan keseimbangan.

H.  Berdiri Tangan Dengan Sikap Kaki Dibuka
Cara melakukannya adalah :
Ø  Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan.
Ø  Bungkukan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu lurus, pandangan sedikit lurus ke depan, pantat didorong setinggi-tingginya, tungkai  ke depan bengkok, sedang tungkai belakang lurus.
Ø  Ayunkan tungkai belakang ke atas, diikuti tungkai yang lain.
Ø  Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan lengan, setelah itu kaki di buka ke samping kiri dan kanan, pertahankan sikap ini beberapa saat, selanjutnya kaki dirapat
 kembali lalu dibuka ke depan dan ke belakang pandangan diantara tumpuan kedua tangan atau matras.

I.   Meroda
Meroda adalah gerakan berputar seperti roda, dua lengan dan dua tungkai adalah merupakan jari jari  Suyati (1995:452) mengemukakan bahwa dalam melakukan gerakan meroda terdapat beberapa teknik, yaitu;
Ø  Terknik gerakan:
(1) Berdiri menyamping kiri dengan lengan dan lengan tungkai melebar lurus sebuah jari-jari sebuah roda. Pandangan ke bawah melihat matras.
(2) Goyangkan badan ke kanan dan angkat kaki kiri ke atas letakkan kaki kiri disamping. Dengan momentum gerak pinggang dilipat, letakkan tangan kiri disamping kaki kiri ±60 cm.
(3) Ayunkan kaki kanan ke atas dan di ikuti kaki kiri menolak.
(4) Pada saat hampir membentuk hand stand, letakkan tangan kanan di samping tangan kiri dengan jarak selebar bahu, tangan dan kaki lurus dan kepala tegak.
 (5) Pada saat posisi hand stand kaki kanan diayun turun mendarat diikuti dengan kaki kiri, bersamaan dengan tolakan tangan sehingga dapat mendarat berdiri menghadap ke arah semula.
Ø  Kesalahan umum dalam melakukan gerakan meroda:
(1) Tangan mendarat bersamaan
(2) Tangan tidak pada garis lurus arah gerakan.
(3) Saat tangan kanan mendarat terlalu dekat atau terlalu jauh.
(4) Ayunan kaki kanan dan tolakan kaki kiri kurang kuat, gerakan meroda tidak berhasil dan jatuh.
(5) Kaki dan tangan tidak lurus, kaki dibuka kurang lebar.
(6) Pada saat sikap hand stand panggul menekuk.
(7) Kepala menunduk, pandangan tidak ke tangan.
(8) Gerakan tidak pada garis lurus (Suyati, 1995:452).
         

pengertian senam lantai

Senam lantai ( floor exercise) adalah satu bagian dari rumpun senam, sesuai dengandengan istilah Lantai,maka gerakan-gerakan senam yang dilakukan di atas yang beralasanmatras atau permadani atau sering juga disebut dengan istilah latihan bebas,sebab padawaktu melakukan gerakan atau latihannya. Pesenam tidak boleh menggunakan alat atausuatu benda. Senam lantai menggunakan area yang berukuran 12 x 12 meter, dan area 1meter untuk menjaga keamanan pesenam yang baru melakukan latihan atau rangkaian gerakan. Unsur unsur gerakannya terdiri mengguling, melompat berputar di udara, menumpu dengan dua tangan atau kaki untuk mempertahankan sikap seimbang padawaktu melompat ke depan atau ke belakang. Bentuk gerakannya merupaka gerakan dasar senam perkakas, bentuk latihannya pada putera maupun puteri pada dasarnya adalah sama,hanya untuk puteri dimasukkan unsur-unsur gerakan balet.


Monday, October 20, 2014

LAPORAN PRAKTIKUM PEMERIKSAAN TERHADAP URINE

LAPORAN PRAKTIKUM
BIOKIMIA 


NAMA
NIM
KEL.PRAKTIKUM/KELAS
JUDUL :


LABORATORIUM BIOKIMIA
JURUSAN FARMASI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2013





LAPORAN PRAKTIKUM 
BIOKIMIA 1 

NOMOR PRAKTIKUM : I
NAMA PRAKTIKAN : 
NIM : 
JUDUL PRAKTIKUM : PEMERIKSAAN TERHADAP URINE 
TUJUAN PERCOBAAN :
           Mengetahui dan memahami prinsip pemeriksaan urine sebagai salah satu muatan kompetensi dalam bidang keahlian biokimia klinik sebagai dasar dari keahlian di bidang Biokimia klinik.

DASAR TEORI
            Urin atau air seni maupun air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Namun, ada juga beberapa spesies yang menggunakan urin sebagai sarana komunikasi olfaktori. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra.
             Dari urin kita bisa memantau penyakit melalui perubahan warnanya. Meskipun tidak selalu bisa dijadikan pedoman namun Ada baiknya Anda mengetahui hal ini untuk berjaga-jaga. Urin merupakan cairan yang dihasilkan oleh ginjal melalui proses penyaringan darah. Oleh kaena itu kelainan darah dapat menunjukkan kelainan di dalam urin.
              Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik. Cairan dan materi pembentuk urin berasal dari darah atau cairan interstisial. Komposisi urin berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul yang penting bagi tubuh, misal glukosa, diserap kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa. Cairan yang tersisa mengandung urea dalam kadar yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar tubuh. Materi yang terkandung di dalam urin dapat diketahui melalui urinalisis. Urea yang dikandung oleh urin dapat menjadi sumber nitrogen yang baik untuk tumbuhan dan dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan kompos. Diabetes adalah suatu penyakit yang dapat dideteksi melalui urin. Urin seorang penderita diabetes akan mengandung gula yang tidak akan ditemukan dalam urin orang yang sehat.
               Fungsi utama urin adalah untuk membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh. Anggapan umum menganggap urin sebagai zat yang "kotor". Hal ini berkaitan dengan kemungkinan urin tersebut berasal dari ginjal atau saluran kencing yang terinfeksi, sehingga urinnya pun akan mengandung bakteri. Namun jika urin berasal dari ginjal dan saluran kencing yang sehat, secara medis urin sebenarnya cukup steril dan hampir bau yang dihasilkan berasal dari urea. Sehingga bisa diakatakan bahwa urin itu merupakan zat yang steril
            Urin dapat menjadi penunjuk dehidrasi. Orang yang tidak menderita dehidrasi akan mengeluarkan urin yang bening seperti air. Penderita dehidrasi akan mengeluarkan urin berwarna kuning pekat atau cokelat. Terapi urin Amaroli adalah salah satu usaha pengobatan tradisional India, Ayurveda.
             Banyaknya urine yang dikeluarkan dari dalam tubuh seseorang yang normal sekitar 5 liter setiap hari. Faktor yang mempengaruhi pengeluaran urine dari dalam tubuh tergantung dari banyaknya ar yang diminum dan keadaan suhu apabila suhu udara dingin, pembentukan urine meningkat sedangkan jika suhu panas, pembentukan urine sedikit. Pada saat minum banyak air, kelebihan air akan dibuang melalui ginjal. Oleh karena itu jika banyak minum akan banyak mengeluarkan urine. Warna urine setiap orang berbeda-beda. Warna urine biasanya dipengaruhi oleh jenis makanan yang dimakan, jenis kegiatan atau dapat pula disebabkan oleh penyakit. Namun biasanya warna urine normal berkisar dari warna bening sampai warna kuning pucat      

ALAT DAN BAHAN 
Alat :  
Beaker glass
Urinometer
Gelas ukur
      Kertas Lakmus merah
Kertas Lakmus biru


Bahan :       
Urine pagi
Urine siang 
Urine malam

PEMBAHASAN
  
             Pada praktikum kali ini dilakukan percobaan analisis pendahuluan Adapun tujuan dilakukannya percobaan ini adalah untuk mengevaluasi fungsi ginjal dengan cara urinalisis dan menginterpretasikan hasil pemeriksaan yang diperoleh. Urinalisis adalah tes yang dilakukan pada sampel urin pasien untuk tujuan diagnosis infeksi saluran kemih, batu ginjal, skrining dan evaluasi berbagai jenis penyakit ginjal, memantau perkembangan penyakit seperti diabetes melitus dan tekanan darah tinggi (hipertensi), dan skrining terhadap status kesehatan umum.

             Berat jenis (yang berbanding lurus dengan osmolalitas urin yang mengukur konsentrasi zat terlarut) mengukur kepadatan urin serta dipakai untuk menilai kemampuan ginjal untuk memekatkan dan mengencerkan urin. BJ urine yang rendah persisten menunjukkan gangguan fungsi reabsorbsi tubulus. Untuk mengukur berat jenis urine dapat menggunakan urometer, refraktometer dan carik 
celup. 
            Bila dibandingkan dengan berat jenis urin normal yaitu antara 1,003-1,030, maka  sampel urin masih dalam batas normal. Hal ini menandakan tidak terjadi  gangguan fungsi reabsorpsi tubulus. Selain itu, Berat jenis urin berhubungan erat  dengan diuresa, makin besar diuresa makin rendah berat jenisnya dan sebaliknya.  Makin pekat urin makin tinggi berat jenisnya, jadi berat jenis bertalian dengan  faal pemekat ginjal. Urin yang mempunyai berat jenis 1,020 atau lebih, menunjukkan bahwa faal pemekat ginjal baik. Keadaan ini dapat dijumpai pada  penderita dengan demam dan dehidrasi. Sedangkan berat jenis urin kurang dari  1,009 dapat disebabkan oleh intake cairan yang berlebihan, hipotermi, alkalosis  dan. Berat jenis yang rendah  ini bisa disebabkan  oleh banyak minum, udara dingin, dan diabetes insipidus. Berat jenis yang tinggi  disebabkan oleh dehidrasi, proteinuria, dan diabetes 
mellitus.

            pH urine normal berkisar antara 4,8-7,5 (sekitar 6,0). Pembacaan pH hendaknya segera dilakukan (urine dalam kondisi segar), karena urine yang lama cenderung menjadi alkalis (karena perubahan ureum menjadi amonia). Penentuan pH dapat dilakukan dengan menggunakan : kertas lakmus, pH-meter. Pemeriksaan pH urine segar dapat memberi petunjuk kearah infeksi saluran kemih. Namun, tergantung pada status asam-basa, pH kemih dapat berkisar dari 4,5 – 8,0. pH bervariasi sepanjang hari, dipengaruhi oleh konsumsi makanan; bersifat basa setelah makan, lalu menurun dan menjadi kurang basa menjelang makan berikutnya. 
           
            Urin pagi hari (bangun tidur) adalah yang lebih asam. Obat-obatan tertentu dan penyakit gangguan keseimbangan asam-basa juga dapat mempengaruhi pH urin. Berikut ini adalah keadaan-keadaan yang dapat mempengaruhi pH urin :
a.       pH basa : setelah makan, vegetarian, alkalosis sistemik, infeksi saluran kemih (Proteus atau Pseudomonas menguraikan urea menjadi CO2 dan ammonia), terapi alkalinisasi, asidosis tubulus ginjal, spesimen basi.
b.      pH asam : ketosis (diabetes, kelaparan, penyakit demam pada anak), asidosis sistemik (kecuali pada gangguan fungsi tubulus, asidosis respiratorik atau metabolik memicu pengasaman urine dan meningkatkan ekskresi NH4+), terapi pengasaman.

             Bau yang tercium pada urin adalah menyengat dan berbau amonia. Warna dari urin tersebut adalah kuning pekat. Warna urin dapat berubah karena faktor makanan atau faktor patologik. Warna dari urin ini disebabkan oleh adanya zat warna urin yaitu urokrom yang terdiri dari uroflavin dan laktoflavin atau riboflavin dan uropterin. Warna urin dapat berubah karena pengaruh obat-obatan, misalnya karena meminum antibiotik atau dapat juga karena adanya penyakit hati. Bau urin yang pesing karena adanya ammonia yang disekresikan dalam urin.
   
              Pada uji kekeruhan didapatkan urine malam yang paling pekat dibandingkan dengan urine pada saat pagi hari dan urine pada siang hari. 

KESIMPULAN

1. Urine malam mempunyai warna yang lebih pekat daripada warna urine pada siang atau pagu hari 
2. Bau urine yang di dapat berbau aromatik
3. Dari urin kita bisa memantau penyakit melalui perubahan warna dan kandungan yang kita  dapat
4. Urin pagi hari (bangun tidur) adalah yang lebih asam. Obat-obatan tertentu dan penyakit gangguan keseimbangan asam-basa juga dapat mempengaruhi pH urin.
5. . Urin yang mempunyai berat jenis  1,020 atau lebih, menunjukkan bahwa faal pemekat ginjal baik
DAFTAR PUSTAKA

Budiyanto. 2013. Proses Pembentukan Urin Pada Ginjal. Tersedia di: 
http://budisma.web.id/materi/sma/biologi-kelas-xi/proses-pembentukan-urine-pada-ginjal/ [Akses tanggal 6 April 2013].
.Ethel, S. 2003. Anatomi Dan Fisiologi Untuk Pemula. EGC Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
Medika. 2012. Pemeriksaan Urin. Tersedia di: http://www.biomedika. co.id/services/laboratorium/31/pemeriksaan-urin.html  [Akses tanggal 6 April 2014].
Ningsih, Suti. 2012. Proses Pembentukan Urin. Tersedia di: http://sutiningsih2/2012/12/proses_pembentukan_urin_15.html. [Akses tanggal 6 April 2013].
Scanlon, Valerie C. dan Tina Sanders. 2000. Buku Ajar Anatomi dan Fisiologi. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Ads Inside Post

semoga bermanfaat